Sumber: MCKabPaser

Tana Paser-MCKabPaser, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser Amir Faisol mengatakan persoalan  kekurangan tenaga penyuluh Keluarga Berencana (KB) di Paser dapat diatasi dengan memberdayakan bidan yang ada di setiap desa.

Dari 139 desa dan 5 kelurahan di Paser, saat ini sudah terdapat 134 Puskesmas Pembantu (Pusban) yang di setiap pusban sudah terdapat bidan.

"Kekurangan itu juga menjadi perhatian Dinas Kesehatan. Itu bisa diatasi dengan memberdayakan bidan di setiap desa. Saat ini di total udah ada 134 pusban dan masing-masing pusban ada tenaga bidan yang bertugas," kata Kepala Dinkes Paser Amir Faisol usai pencanangan program KB dan Kesehatan TNI di Desa Senayan, Selasa (9/7).

Menurut Faisol Kabupaten Paser masih kekurangan tenaga penyuluh program KB di setiap desa sehingga pencapaian program tersebut belum optimal. 

"Idealnya setiap desa ada dua tenaga penyuluh KB. Kekurangan itu bisa dibantu dari bidan di pusban," ucapnya.

Karena lanjut ia, bidan yang bertugas di pusban juga sebagai ujung tombak tenaga kesehatan di masyarakat dalam pelayanan kesehatan.

Kabid KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Kaltim, Sudibyo mengatakan keterbatasan tenaga penyuluh menjadi salah satu kendala setiap daerah sejak diterapkannya sistem desentralisasi atau otonomi daerah.

Selain itu persoalan lain seperti fasilitas KB serta keterbatasan anggaran juga menjadi faktor kendala terhambatnya program KB secara menyeluruh.

"Di era disentralisasi, mekanisme belum berjalan optimal. Persoalan terkendala kuantitas dan kualitas tenaga lapangan, infrastruktur terutama di wilayah tertinggal, terpencil dan perbatasan," kata Sudibyo.

Oleh karena itu menurutnya perlu sinergitas Pemerintah Daerah (Pemda) dan peran serta semua pihak untuk mengatasi persoalan tersebut. Program KB yang dilakukan TNI pun juga salah satu upaya mensukseskan program KB nasional. 

"Misalnya kami sudah berupaya menjadikan tenaga penyuluh sebagai tenaga BKKBN yang bertugas di daerah. Dari segi anggaran dan fasilitas diharapkan Pemda dapat membantu. Program KB Manunggal TNI ini juga salah satu partisipasi aktif," ucap Sudibyo. (MC Kabupaten Paser)

Tinggalkan Komentar