Sumber: MCKabPaser

TANA PASER, MCKabPaser – Menyikapi informasi yang beredar di media sosial, terkait 3 warga Paser yang diberitakan positif Corona atau COVID-19, Pemkab Paser menggelar konferensi pers di Kantor Bupati Paser, Sabtu 11 April 2020.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Paser Amir Faisol mengatakan, bahwa ketiga warga tersebut belum dinyatakan positif Corona.

“Saya sampaikan, bahwa ketiga pasien tersebut belum positif terjangkit virus corona,” kata Amir saat konferensi pers.

Amir mengatakan hasil positif yang beredar di media sosial, merupakan hasil tes cepat atau rapid test.

Hasil rapid tes tersebut kata Amir belum bisa dijadikan hasil akhir, terhadap ketiga orang tersebut.

“Hasil rapid tes belum tentu positif yang bersangkutan terjangkit corona. Masih ada tes laboratorium,” ucap Amir.

Amir menegaskan bahwa hingga saat ini di Kabupaten Paser belum ada kasus positif Corona.

Ketiga pasien yang viral di media sosial, sementara hasilnya rapid test-nya negatif, perlu diuji lebih lanjut melalui tes laboratorium.

“Saya tegaskan, hingga saat ini belum ada kasus positif Corona di Kabupaten Paser,” tegas Amir.

Oleh karena itu, masyarakat Paser untuk tetap tenang, tidak panik, dan melaksanakan imbauan pemerintah, yakni berdiam diri di rumah, menjaga pola hidup bersih.

Amir juga meminta kepada masyarakat untuj selalu menggunakan masker jika ingin keluar rumah.

“Saat ini kami imbau, masyarakat gunakan masker jika ingin keluar. Tetap tenang, jangan panik. Jaga kesehatan dan setia mungkin kurangi aktivitas di luar,” jelasnya.

Diketahui bahwa saat ini Pemkab Paser telah merawat ketiga warga tersebut di RSUD Panglima Sebaya. Status mereka yakni Pasien Dalam Pengawasan.

Tinggalkan Komentar