Sumber: Rapat Teknis 112

Tana Paser – Kamis, (10/11/2022) Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Paser menggelar Rapat Teknis Operasional Call Center 112 yang bertempat di Ruang Rapat Dinas Kominfostaper Kabupaten Paser. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Paser ini dihadiri oleh Perangkat Daerah pendukung layanan 112 seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, RSUD Panglima Sebaya dan perwakilan beberapa kecamatan dengan narasumber dari PT. Jasnita Telekomindo tbk.

Ina menyatakan bahwa layanan 112 ini merupakan layanan yang dapat digunakan saat terjadi keadaan darurat yang akan terhubung dengan Pusat Panggilan Darurat (Call Center 112) yang dibangun oleh Pemerintah Daerah. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat mengingat nomor darurat, mempercepat penanggulangan keadaan darurat, serta mempermudah koordinasi antar instansi terkait. Melalui surat dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Direktorat Pengembangan Pita Lebar Kementerian Kominfo Republik Indonesia Nomor B-1758/DJPPI.5/PI.04.04/09/2022 tanggal 30 September 2022, Kementerian Kominfo telah meminta kepada seluruh operator telekomunikasi yang ada di Kabupaten Paser untuk membuka akses layanan 112 di Kabupaten Paser dan memberikan dukungan dalam implementasi layanan panggilan darurat (Emergency Call) 112 di Kabupaten Paser

Perwakilan dari PT. Jasnita Telekomindo, Tbk. Wahyu Prasetyo menyatakan bahwa ruang lingkup layanan 112 terdiri atas laporan kebencanaan seperti kebakaran, banjir, tanah longsor, laporan gangguan sosial seperti kerusuhan, demo, gangguan fasilitas jalan dan lain sebagainya. Saat ini PT. Jasnita Telekomindo terus mengembangkan aplikasi layanan call center 112 dengan terus menambah fitur-fitur untuk memudahkan layanan ke masyarakat.

Sesuai dengan topografi wilayah dan luas Kabupaten Paser, maka untuk mempercepat layanan, call center 112 Kabupaten Paser hanya akan mempergunakan 2 layer layanan. Disepakati bahwa Operator layanan 112 akan ditempatkan di Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah sedangkan untuk Dinas – Dinas lain seperti Dinas Kesehatan, Dinas PUTR, Dinas Sosial, RSUD Panglima Sebaya, dan Dinas Perhubungan akan ditempatkan petugas pengarah (dispatcher) yang akan menentukan jenis keadaan darurat dan meneruskan informasi kepada Petugas lapangan Perangkat Daerah.

Kabid Aplikasi Informatika, Mulyadi menambahkan bahwa dijadwalkan Call Center 112 Kabupaten Paser akan di launching bertepatan dengan hari Ulang Tahun Kabupaten Paser pada desember mendatang. Saat ini fasilitas dan sarana untuk Call Center telah memenuhi standar yang telah ditentukan Kementerian Kominfo dan ke depannya Call Center 112 diharapkan dapat terhubung dengan layanan 110 (Polres Paser), 119 (PSC), PLN, Palang Merah Indonesia dan lainnya. (MR-AI).

Tinggalkan Komentar