Sumber: Aptika2023

Tana Paser – Dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan untuk mendukung percepatan implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), Arsip Nasional Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Workshop Penerapan Aplikasi SRIKANDI dan Penyusunan Kebijakan Instrumen Kearsipan Daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 6-7 September 2023 di Hotel Sunan, Surakarta ini menghadirkan seluruh arsiparis, admin SRIKANDI, Kepala Lembaga Kearsipan Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, dan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah di wilayah Binaan Direktorat Kearsipan Daerah I. Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut adalah Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Paser, HM Yusuf Sumako, SH, M.Hum beserta jajarannya dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Paser yang diwakili oleh Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Ir. Mulyadi Rahman, ST, MM.

Kegiatan yang dibuka oleh Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI dra. Desi Pratiwi ini menghadirkan beberapa pemateri seperti Y.B. Susilo Wibowo, SE, MM, Sekretaris Utama BSSN yang membawakan materi Pengamanan Dokumen dalam Bentuk Sertifikat Elektronik untuk Tanda Tangan Elektronik dalam Aplikasi SRIKANDI; DR. Bahri S.STP, M.Si, Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dengan materi Penyusunan Rencana Program Kerja SRIKANDI Daerah terkait Kodefikasi Anggaran; DR. Andi Abubakar, S.IP, M.Si, Direktur SDM Kearsipan dan Sertifikasi ANRI dengan materi Strategi Peningkatan Kapasitas SDM Kearsipan dalam rangka implementasi SRIKANDI; dan Rudi Anton, SH, MH, Direktur Kearsipan Daerah I ANRI dengan materi Strategi Percepatan Implementasi SRIKANDI dan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Kearsipan di Daerah.

Dalam sambutannya Dra. Desi Pratiwi menyampaikan bahwa seluruh tatanan pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah sebaiknya telah menerapkan system Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi sebagai transformasi arsip digital untuk mempersingkat alur birokrasi khususnya pada proses administrasi tata Kelola surat menyurat.

“Aplikasi SRIKANDI ini sejak ditetapkan pada Oktober 2020 telah diterapkan di 422 Intansi Pusat dan Pemda yang terdiri 141 instansi pusat, 28 provinsi dan 253 kab/kota dengan pengguna sebanyak 1.928.940 ASN.” Lanjut Desi.

Sekretaris Daerah Kota Surakarta Ir. Ahyani, MA, menyampaikan bahwa peran ANRI sangat membantu dalam transformasi pemerintahan di kota Surakarta. Dukungan tersebut dalam bentuk pemberian dokumen dokumen lama yang terkait dengan asset, yang sangat penting bagi kota Surakarta terutama asset-aset bekas ruang publik pada jaman kolonial maupun Kerajaan.

“Tranformasi pemerintahan ini juga sebenarnya harus disertai dengan transformasi tata Kelola asetnya. Karena dengan tata Kelola asset yang benar dapat memudahkan dalam menyelesaikan permasalahan permasalahan terutama yang berkaitan dengan asset.”tambah Sekda Kota Surakarta.

Pada kesempatan ini pula, ANRI memberikan penghargaan kepada Sembilan Kabupaten/Kota di Indonesia Tengah dan Timur atas keberhasilan dalam penerapan system SRIKANDI pada seluruh Perangkat Daerah di wilayahnya.

Salah satu point kesepakatan dalam acara ini adalah akan diadakannya workshop Aplikasi Srikandi dan Kearsipan Nasional Tahun 2024 dengan Provinsi Kalimantan Timur sebagai tuan rumah penyelenggaraan. (MR-AI)

Tinggalkan Komentar