Sumber: Kemkominfo

Siaran Pers No. 115/HM/KOMINFO/06/2019

Selasa, 18 Juni 2019

Tentang

Kominfo Tingkatkan Anggaran untuk Pengembangan SDM pada 2020

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajukan kenaikan pagu indikatif pada tahun anggaran 2020. Kenaikan itu dialokasikan untuk bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Literasi Digital serta pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK). 

Secara khusus, porsi terbesar digunakan untuk memberikan beasiswa pelatihan bagi 50 ribu talenta digital melalui Digital Talent Scholarship (DTS) pada tahun 2020.

"Tahun depan kami akan tingkatkan menjadi 50 ribu dari 25 ribu. Pada tahun 2017 pengembangan SDM dan literasi digital anggarannya Rp141 Miliar. Tahun 2018 sebanyak Rp133 Miliar. Pada tahun 2019 (target) kita 25 ribu orang, anggarannya Rp267 Miliar. Tahun 2020 jumlah (target) 50 ribu, anggarannya Rp 421 Miliar," papar Menteri Rudiantara dalam Rapat Kerja bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Komisi Informasi Pusat (KIP) dan Anggota Dewan Pers, di Ruang Rapat Komisi I Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (18/06/2019).

Dalam rapat kerja yang membahas Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian Kominfo Tahun Anggaran 2020 itu, Menteri Rudiantara menceritakan bahwa pada tahun 2018 program DTS memberikan beasiswa pelatihan kepada 1000 peserta dan pada 2019 meningkat menjadi 25 ribu peserta.

Menurut Menteri Rudiantara peningkatan kuota jumlah peserta ini disebabkan tingginya minat pendaftar dan masih banyaknya tenaga terampil bidang digital yang dibutuhkan oleh dunia kerja seiring dengan semakin berkembangnya teknologi. "Studinya mengatakan Indonesia butuh rata-rata 600 ribu menyuntik talenta digital ke pasar," tandasnya.

Menteri Kominfo menjelaskan, materi yang diajarkan dalam pelatihan berkaitan dengan teknologi industri revolusi keempat. Selain itu, Pemerintah juga menyiapkan peserta pelatihan agar bisa masuk ke lapangan pekerjaan.

"Pekerjaannya apa? Dengan mengoneksikan dengan platform-platform dari perusahaan pencari tenaga kerja level teknisi. Jadi mereka bisa langsung di-absorb oleh perusahaan-perusahaan melalui platform, katakan, marketplace di bidang ketenagakerjaan," jelasnya. 

Selain itu, Kementerian Kominfo memandang perlu untuk meningkatkan anggaran Diklat sebesar 41 persen. "Diklat yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia yang kami sampaikan itu peningkatan yang paling besar 41 persen," katanya.

Pagu Indikatif Kementerian Kominfo cenderung mengalami peningkatan. Berawal di tahun 2017 sebesar Rp4,951 Triliun, kemudian Rp5,164 Triliun pada 2018. Seanjutnya di tahun 2019 sebesar Rp5,382 Trilun dan pagu indikatif tahun 2020 sebesar Rp5,610 Triliun. "Peningkatannya dari 2017 ke pagu indikatif tahun 2020 itu sekitar 11-12 persen," tutur Rudiantara.

 

Alokasi Infrastruktur TIK

Kementerian Kominfo juga mendukung pengajuan anggaran Televisi Republik Indonesia (TVRI) untuk meningkatkan kapasitas kemampuan transmisi digital. 

"Kami mendukung TVRI sebagaimana program-program sebelumnya yang juga didukung oleh teman-teman Komisi I. Untuk TVRI (agar) mempunyai kapasitas kemampuan transmisi digital," jelasnya.

Menurut Menteri Rudiantara, alokasi program dari Kementerian Kominfo dipersyaratkan untuk program yang memiliki nilai tambah. "Kami selalu mengedepankan awalnya tidak boleh dibatasi mengenai anggaran tetapi program apa yang material yang memberi nilai tambah jadi semua harus berdasarkan program bukan semena-mena angka," tandasnya.

Menteri Kominfo menyebut pada tahun 2020, Kementerian Kominfo juga menyiapkan alokasi anggaran ungtuk penyiapan layanan 5G. "Tahun 2020 itu akan diwarnai untuk penyiapan layanan 5G," jelasnya.

Penambahan anggaran juga dialokasikan untuk Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) yang akan menyiapkan infrastruktur data center milik pemerintah. Menteri Rudiantara menyatakan porsi anggaran terbesar tetap digunakan untuk pembangunan infrastruktur TIK.

“Jadi kalau tadi kita lihat, infrastrukturnya paling besar 3 triliun lebih dari 5 triliun,” tutur Rudiantara.

Menteri Kominfo menyebut pada rahun 2020, Pemerintah akan 

Selain itu pada Tahun 2020, menurut Menteri Rudiantara  akan diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Papua yang penyelenggaraannya didukung oleh Kementerian Kominfo.

Dalam pemaparannya, Menteri Kominfo membeberkan prestasi Kementerian Kominfo khususnya dalam penyerapan anggaran pada tahun 2018 yang mencapai 94 persen serta keberhasilan dalam meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 3 tahun berturut-turut.

Rapat Kerja Komisi I DPR RI ini itu dihadiri oleh Menteri Kominfo, pejabat di lingkungan Kementerian Kominfo dan kuasi publik yaitu Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Komisi Informasi Pusat (KIP) dan Anggota Dewan Pers

Sumber : Kemkominfo

https://www.kominfo.go.id/content/detail/19357/siaran-pers-no-115hmkominfo062019-tentang-kominfo-tingkatkan-anggaran-untuk-pengembangan-sdm-pada-2020/0/siaran_pers

Tinggalkan Komentar