
Bidang Aptika Lakukan Koordinasi Pengembangan Keamanan Siber Bersama PT Asanka Digital di Yogyakarta
Yogyakarta, – Dalam upaya memperkuat sistem keamanan siber pemerintah daerah, Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) melaksanakan kegiatan koordinasi bersama PT Asanka Digital di Yogyakarta. Pertemuan ini membahas pengembangan dan implementasi proyek Security Operation Center (SOC) Kabupaten Paser, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan teknis dalam pelaksanaannya, Kamis (31/10/2025)
Kegiatan tersebut diikuti oleh tenaga teknis Bidang Aptika, yakni Muhammad Syarif Abdilah, Alif Nur Cahyana, Prima Dheni, Syaiful Kamil, dan Rizki Alfajar, serta perwakilan dari Bidang TKI, Mulyadi. Sementara itu, dari pihak PT Asanka Digital hadir Dyan Galih dan Wahyu Bimo Sukarmo sebagai pemapar utama.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai isu keamanan siber yang tengah dihadapi Kabupaten Paser, termasuk maraknya serangan terhadap situs pemerintahan yang disusupi konten judi online dan aktivitas ilegal lainnya. Melalui kerja sama ini, diharapkan pemerintah daerah dapat memiliki sistem pemantauan dan penanggulangan ancaman siber yang lebih tangguh dan terintegrasi.
Perwakilan dari PT Asanka Digital, Dyan Galih, menyampaikan dukungannya terhadap rencana kolaborasi ini.
“Kami menyambut baik kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Paser melalui Bidang Aptika. Pembangunan SOC ini akan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan perlindungan terhadap infrastruktur digital pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari Bidang Aptika, Muhammad Syarif Abdilah, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dalam memperkuat keamanan siber daerah.
“Keamanan siber menjadi prioritas utama dalam mendukung transformasi digital daerah. Dengan adanya SOC Paser, kami berharap penanganan insiden siber dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ungkapnya.
Kegiatan koordinasi ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan sistem keamanan siber yang andal di Kabupaten Paser, sekaligus mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan digital yang aman dan berkelanjutan.




