WhatsApp Image 2026-04-30 at 07.58.00

Desa Kerang Paser Menuju Nasional, belajar Smart Village ke Desa Duda Timur

Kabupaten Paser – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostaper) mendampingi Desa Kerang dalam kunjungan pembelajaran ke Desa Duda Timur. Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan Desa Kerang yang berhasil meraih juara pertama lomba desa digital tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026 dan akan mewakili daerah ke tingkat nasional (29/04/2026).

Dalam sambutannya, Kepala Desa Duda Timur menyampaikan poin-poin penting yang dapat menjadi bahan untuk persiapan lomba desa digital tingkat nasional, beberapa diantaranya terkait inovasi yang dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat secara langsung.

I Gede Pawana S.Ag.,M.Fil.H menekankan pentingnya saling belajar antar desa, khususnya dalam mengadopsi inovasi yang telah berkembang di desa duda timur agar nantinya dapat di pelajari atau terapkan di desa kerang kabupaten paser Provinsi Kalimantan Timur. “Kita sama-sama desa, jadi apa yang bisa kita pelajari dan adopsi bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kerang menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk memperdalam pemahaman terkait pengembangan desa digital. Ia berharap mendapat arahan dan masukan, mengingat Desa Kerang akan mewakili Kalimantan Timur di ajang nasional.

Camat Batu Engau dalam sambutannya menjelaskan bahwa kecamatannya merupakan salah satu dari 10 kecamatan di Kabupaten Paser dengan total 13 desa, termasuk Desa Kerang. Ia menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat menggantungkan hidup dari perkebunan kelapa sawit. “Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan sambutan yang diberikan oleh desa duda timur, serta berharap bisa belajar banyak dari Desa Duda Timur,” ungkap Arwin Mamonto, S.E.

Dalam sesi pemaparan, I Gede Pawana S.Ag.,M.Fil.H menjelaskan perjalanan pengembangan Aplikasi Smart Desa. Ia mengungkapkan bahwa ide tersebut berawal dari pengalaman saat erupsi Gunung Agung di Bali, hal itu yang mendorong lahirnya Aplikasi Smart Desa untuk memantau keberadaan warga desa duda timur dan mempermudah distribusi bantuan logistik.

Aplikasi Smart Desa Duda Timur kini telah memiliki berbagai fitur layanan, di antaranya:

  • Layanan publik berbasis Tanda Tangan Elektronik (TTE)
  • Keterbukaan informasi APBDes
  • Sistem pelaporan dengan enam kerja sama
  • Fasilitas donor darah
  • Marketplace desa
  • Mobile banking BUMDes
  • Perpustakaan desa digital
  • Jaringan dokumentasi dan informasi hukum (JDIH)

Atas capaian tersebut, Desa Duda Timur berhasil meraih apresiasi tingkat internasional berupa ASEAN Platinum Trustees Award 2024 dan Juara Nasional Desa Digital Tahun 2025.

Pengembangan aplikasi ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk perusahaan teknologi seperti Huawei, Google, Telkom, dan Seiku Indonesia. Dalam diskusi, perwakilan Desa Kerang menanyakan terkait pengelolaan operator, pemeliharaan aplikasi, hingga kesiapan menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Duda Timur menjelaskan bahwa keberhasilan sistem sangat bergantung pada pengawasan aktif kepala desa terhadap admin dan pembaruan data secara berkala. Ia juga menyebutkan bahwa pengembangan awal melibatkan puluhan website desa dengan dukungan anggaran dari CSR dan pihak ketiga.

Selain itu, inovasi lain seperti SiberDes (Sistem Informasi Beras Desa) juga dikembangkan secara mandiri untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Di akhir sesi, perwakilan Desa Kerang, Zainal Fuadi mengungkapkan tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan anggaran, khususnya dalam pengembangan aplikasi berbasis Android. Ia berharap melalui kunjungan ini, wawasan dan motivasi perangkat desa dapat meningkat untuk mendorong transformasi digital di Desa Kerang. (SK-APTIKA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *