
Pemkab Paser Perjuangkan Peningkatan Kualitas Jaringan Telekomunikasi, Empat BTS Dipastikan Ditingkatkan pada 2026
Jakarta – Upaya Pemerintah Kabupaten Paser dalam memperjuangkan pemerataan akses telekomunikasi dan internet di wilayah pedesaan kembali membuahkan hasil. Melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria, Pemerintah Kabupaten Paser memperoleh kepastian bahwa empat Base Transceiver Station (BTS) di Kabupaten Paser akan mendapatkan program peningkatan kualitas jaringan pada tahun 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Menteri Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Selasa (4/8/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Wamen Komdigi Nezar Patria. Turut hadir Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, Direktur Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital, Direktur Utama BAKTI Komdigi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur beserta Kepala Bidang TIK dan Persandian, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Paser mewakili Kepala Dinas, serta para penyelenggara layanan internet (Internet Service Provider/ISP) yang beroperasi di Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam rapat tersebut, Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Ditjen Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Paser akan memperoleh peningkatan kualitas jaringan BTS di empat desa, yaitu Desa Harapan Baru, Desa Lusan, Desa Swan Selutung, dan Desa Muara Lambakan.
Peningkatan kualitas jaringan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keandalan layanan telekomunikasi, memperluas akses internet masyarakat, serta mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, pendidikan, kesehatan hingga aktivitas perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Paser menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Kementerian Komunikasi dan Digital terhadap kebutuhan infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Paser.
“Kami menyampaikan kondisi riil jaringan telekomunikasi di Kabupaten Paser sebagai bahan pertimbangan pemerintah pusat. Saat ini Kabupaten Paser memiliki sekitar 274 menara telekomunikasi, termasuk 47 menara N3T yang dibangun melalui program pemerintah pusat. Namun demikian, masih terdapat sejumlah wilayah yang kualitas sinyalnya belum optimal sehingga memerlukan peningkatan layanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Paser terus berupaya memperluas pemerataan akses internet melalui berbagai program kolaboratif.
“Selain mendorong optimalisasi menara N3T dan BAKTI, Pemerintah Kabupaten Paser bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menyediakan layanan internet gratis di seluruh kantor desa dan kelurahan. Kami juga membangun internet publik berbasis fiber optik di puluhan titik serta menyediakan akses internet berbasis satelit bagi wilayah yang belum dapat dijangkau jaringan terestrial. Langkah-langkah ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Paser memperoleh akses layanan digital yang semakin baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sekretaris Dinas menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Paser sebelumnya juga telah menyampaikan surat resmi kepada Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia mengenai permohonan optimalisasi pemanfaatan Menara N3T dan BAKTI di Kabupaten Paser. Permohonan tersebut didasarkan pada hasil pemetaan yang menunjukkan masih terdapat sekitar 20 desa dengan kategori sinyal lemah maupun wilayah yang belum terlayani infrastruktur telekomunikasi secara memadai. Pemerintah Kabupaten Paser mengusulkan optimalisasi fungsi menara yang telah terbangun sekaligus pembangunan menara baru pada wilayah yang masih mengalami blank spot.

Hasil rapat tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Paser. Kepastian peningkatan kualitas jaringan BTS di empat desa menunjukkan bahwa aspirasi daerah mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Paser berharap peningkatan kualitas jaringan dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat dapat menikmati layanan telekomunikasi dan internet yang lebih cepat, stabil, dan merata.
Pemerintah Kabupaten Paser juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital, BAKTI, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta para penyelenggara layanan telekomunikasi dan ISP guna mempercepat pemerataan konektivitas digital di seluruh wilayah Kabupaten Paser. Langkah ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya pelayanan publik digital yang berkualitas, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses informasi yang semakin merata untuk percepatan program PASER TUNTAS, PASER yang Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil dan Sejahtera. (MR-SEKR)



