Satu Data Daerah Harus Tepat Waktu

Satu Data Paser Harus Tepat Waktu

Tana Paser-Tugas Operator Satu Data alias Pejuang Data di Tahun 2026,  dimulai dengan tahapan menyelesaikan data yang masih tertinggal pada Tahun 2024 dan Tahun 2025. Pembahasan data memasuki tahun baru, diikuti 42 Operator Satu Data dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan, sebagai pengolah Satu Data Indonesia (SDI), sekaligus tahapan menyelesaikan data yang sebelumnya tertinggal atau Zero (0).

Dalam Gelar Breafing Operator Satu Data Kabupaten Paser, tepatnya di Kantor Diskominfostaper, Selasa sampai Kamis (09-11/12), Para Pejuang Data diwajibkan meyelesaikan data secara lengkap ditahun 2025 sampai pada akhir tahun ini, untuk menyambut penyusunan tugas baru di tahun depan.

Walidata Diskominfostaper dalam hal ini Riza admin Satu Data Paser menganjurkan data yang telah terkunpul dilakukan pengecekan kembali, sekaligus harus selesai tepat waktu, dengan jadwal yang telah ditentukan. “Penyelesaian data dilakukan secepatnya selesai dengan jadwal yang ditentukan, konsultasi pengumpulan data sekaligus bertahap menyelesaikan data kalau ada yang tertinggal.

Penulisan data di tahun depan, direncanakan memiliki pola atau tampilan berbeda, yang dapat diprioritaskan dalam penyajian atau permintaan data yang dibutuhkan. “Data yang ditampilkan atau disajikan dapat berbentuk beda dari tahun sebelumnya, seperti : kolom terbaru, data prioritas maupun kasilikasi atau pengelompokan data, yang menjadi setail sekaligus mudah disajikan,” jelasnya

Selama konsultasi, terdapat beberapa OPD yang telah menyelesaikan tugas tepat waktu, seperti : Satpol PP, Dishub, Pemadam Kebakaran, BPBD, Disnaker dan  Disdukcapil. Sementara OPD yang lain menyelesaikan sekaligus perbaikan kembali.

Rija meyakinkan konsultasi lebih baik dilakukan untuk tepat waktu penyusunan data yang dimiliki. “Tahun 2025 jumlah data terkumpul dari hasil peranan Petugas Operator Data mencapai 5210 Data untuk elektronik walidata atau e-Walidata, sedangkan Data Sektoral sejumlah 306 Data dan Data Spasial sebanyak 54 Data, maka dapat disusun bersama melalui konsultasi atau forum tertentu. 

Sempat juga Operator Data dari Dishub Rusdiansyah mengusulkan lokasi terbaru untuk didaftarkan di dalam data tahun depan. “Dari Dinas Perhubungan memiliki tugas penambahan layanan umum kendaraan, mulai dari Terminal Kota, Terminal di Kecamatan Kuaro, Pusat atau Kantor Pengujian Kendaraan Bermotor, yang menjadi tempat paling digunakan masyarakat bepergian terutama menyambut hari besar dan hari libur.

Rusdi meyakinkan tugas sebelumnya dilakukan konsultasi sebelum selesai dikrjakan oleh operator satu data di Dishub yang sekarang dia gantikan,  “Data yang baru atau yang lama kami lakukan konsultasi untuk ketepatan waktu dan penulisan yang sudah dianjurkan pemerintah pusat sebelum digunakan bersama-sama,” katanya.

Pada hari ke tiga Briefing yaitu saat penutupan, Puji Widyastanti sebagai Kabid Staper menyampaikan bahwa pertemuan dan bimbingan kepada semua operator terus dilakukan oleh Diskominfostaper terus berlanjut dan tahun 2026 target pencapaian  indeks pembangunan statistik ada pada level 2,50 semoga pencapaian ini terwujud, demikian Puji meyakinkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *