WhatsApp Image 2026-02-23 at 14.04.47

Diskominfostaper Paser Bentuk Security Operations Center (SOC)

Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Paser (Diskominfostaper) melalui Bidang Aplikasi Informatika menggelar rapat pembentukan Security Operations Center (SOC) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Aptika, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser.

Rapat tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Mulyadi, serta dihadiri oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian dan Kepala Bidang Teknologi Komunikasi dan Informatika. Pertemuan ini secara khusus membahas rencana pembentukan tim SOC yang akan bertugas melakukan pengawasan, pemantauan, serta penanganan insiden keamanan siber secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Mulyadi menyampaikan bahwa pembentukan SOC merupakan kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya ancaman serangan siber yang menargetkan instansi pemerintah. Menurutnya, sistem dan aplikasi milik pemerintah daerah harus memiliki perlindungan yang kuat agar pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa gangguan.

“Tim SOC ini akan kita bentuk dari gabungan personel beberapa bidang di Diskominfostaper. Kita padukan dalam satu tim agar semua terlibat dan memiliki tugas serta peran masing-masing, sehingga koordinasi dapat berjalan dengan baik dan respons terhadap insiden bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan SOC nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemantauan, tetapi juga sebagai pusat analisis dan respons terhadap potensi ancaman. Dengan sistem pemantauan secara real-time, potensi gangguan dapat dideteksi sejak dini sehingga langkah mitigasi bisa segera dilakukan sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.

Dalam pelaksanaannya, SOC akan memanfaatkan platform Wazuh, sebuah sistem keamanan siber yang mengintegrasikan kemampuan Extended Detection and Response (XDR) serta Security Information and Event Management (SIEM). Platform ini memungkinkan tim untuk melakukan deteksi ancaman, pemantauan integritas file, analisis log, serta memastikan kepatuhan standar keamanan pada endpoint, beban kerja cloud, maupun kontainer secara real-time.

Melalui implementasi teknologi tersebut, pengawasan terhadap seluruh aplikasi dan infrastruktur teknologi informasi Pemerintah Kabupaten Paser diharapkan menjadi lebih komprehensif. Selain itu, sistem ini juga dapat membantu mengidentifikasi potensi kerentanan, anomali sistem, maupun indikasi aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu stabilitas layanan.

Kepala Bidang Statistik dan Persandian dalam kesempatan tersebut juga menekankan pentingnya sinergi antarbidang, terutama dalam aspek pengamanan data dan persandian. Menurutnya, keamanan informasi bukan hanya tanggung jawab satu bidang, melainkan menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data pemerintah daerah.

Dengan dibentuknya tim SOC ini, Diskominfostaper Kabupaten Paser menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keamanan siber di lingkungan pemerintahan daerah. Ke depan, tim SOC diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga sistem informasi pemerintah agar tetap aman, andal, dan terlindungi dari berbagai ancaman siber yang terus berkembang.

“Diharapkan melalui pembentukan tim ini, kita dapat mencegah serangan siber, mendeteksi kerentanan pada seluruh aplikasi yang ada, serta memastikan layanan digital pemerintah tetap berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Mulyadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *